Jejak Sawah Ditemukan di Kota Kuno Petra


detail berita 

YORDANIA - Petra adalah sebuah kota kuno yang dipahat di sebuah tebing. Meskipun di masa kini kota tersebut terlihat sangat kering, sebuah penelitian terbaru mengungkap bukti yang menunjukkan keberadaan sawah atau ladang di kota tersebut.

Dilansir dari NBC News, Sabtu (5/1/2012), bukti keberadaan tempat bercocok tanam menandakan bahwa para penguhuni Petra kuno memanfaatkan air yang diperoleh untuk bertanam gandum, anggur dan zaitun.

Para peneliti mengatakan bahwa ada sebuah ladang terasering dan bendungan yang dibangun di wilayah sub-urban, sebelah utara Petra sekira 2.000 tahun lalu. Waktu tersebut merujuk pada saat ketika kekaisaran Romawi belum mengambil alih kota itu dari kerajaan Nabatea di 106 masehi.

"Tidak diragukan lagi bahwa ledakan aktivitas agrikultural di abad pertama dan meningkatnya kemakmuran yang dihasilkan dari anggur serta produksi minyak, membuat Petra menjadi hadiah yang menarik bagi Roma," ujar peneliti dari University of Cincinnati, Christian Cloke.

"Wilayah di sekitar Petra tidak hanya menumbuhkan cukup banyak makanan untuk memenuhi kebutuhan mereka, tapi juga cukup untuk menghasilkan zaitun, minyak zaitun, buah anggur dan anggur (minuman) untuk perdagangan," imbuhnya.

Para peneliti yang terlibat di Brown University Petra Archaeological Project (BUPAP) mengatakan, mereka menemukan bukti sistem bendungan dasar sungai dan pengalih aliran air hujan yang mengagumkan. Hujan yang singkat atau curahan air dari musim dingin dialirkan ke ladang terasering di tepi bukit, sisi utara Petra.

Sementara itu, para penghuni kota memanfaatkan tanggul besar yang terbuat dari bukit batu pasir untuk memperoleh air. Tanggul besar itu secara alami mengarahkan air untuk masuk ke kota dan dimanfaatkan dengan membangun sebuah sistem pipa dan kanal yang rumit.

"Hal yang paling signifikan adalah mereka memiliki cukup banyak pengetahuan mengenai topografi dan iklim sekelilingnya," papar Cloke.

"Kaum Nabatea mengklasifikasikan tanggul dan zona untuk menggunakan air. Air yang dikumpulkan dan disimpan di kota tidak digunakan untuk keperluan pertanian. Administratur kota dengan jelas membedakan air untuk kebutuhan kota dengan air untuk ladang," lanjutnya. (yhw)
Selanjutnya...

2013, Ilmuwan Bakal Temukan Planet Mirip Bumi


detail berita

CALIFORNIA - Usia bumi yang terus menua dan ancaman pemanasan global mendorong para astronomi untuk menemukan planet baru yang dapat dihuni. Pada tahun Ular Air ini para ahli dapat menemukan planet yang menyerupai bumi.

Dilansir dari Redorbit, Kamis (3/1/2013), para astronom masih mencari-cari planet yang dapat dihuni pertama -- Planet ekstrasurya (exoplanet) -- pada 2013.

Dalam beberapa waktu terakhir telah ditemukan sejumlah exoplanet yang memiliki ukuran, suhu permukaan, dan jarak bintang induknya yang sama, namun para ilmuwan belum benar-benar menemukan "planet menyerupai bumi".

Exoplanet ditemukan pertama kali pada 1995, dan sejak itu para ilmuwan berhasil menemukan 800 planet serupa. Meski banyak menemukan exoplanet yang berada dalam zona layak huni (Goldilocks) telah ditemukan, hingga kini ilmuwan belum mampu menemukan "kembaran Bumi".

Desember lalu, NASA mengumumkan Kepler Project, di mana para astronom mengonfirmasi temuan pertama mereka terkait planet yang mengorbit ke bintang yang menyerupai Matahari di zona layak huni.

Planet Kepler 22b, memiliki dua kali gravitasi Bumi, dan memiliki garis tengah dua kali lebih besar ketimbang Bumi. Planet tersebut diperkirakan berada sekira 600 juta cahaya dari Bumi dan memiliki potensi untuk menahan air.

Sementara itu, tim astronomi lain menemukan Tau Ceti, yang merupakan planet lain yang berada di zona layak huni dan berjarak 12 tahun cahaya.

Caleb A. Scharf, penulis Scientific American berasumsi bahwa mungkin tidak ada planet "mirip Bumi" namun di luar sana mungkin saja terdapat planet yang sama dengan Bumi.

"Kita seharusnya menahan nafas untuk menemukan planet lain seperti Bumi, namun kita harus mengharapkan keragaman yang menakjubkan dari tempat sana," tulis Scharf. "Saya tidak sabar untuk mengetahui bagaimana evolusi yang kompleks dan kasar  di dunia lain." (fmh)
Selanjutnya...

China Hampir Kehilangan Terumbu Karang


detail berita 

BEIJING - Sekelompok peneliti dari Australia dan China mempelajari kondisi terumbu karang di perairan dekat China. Hasilnya mereka menemukan bahwa terumbu karang yang semula ada di lepas pantai Negeri Tirai Bambu itu telah berkurang sampai 80 persen.

Dilansir dari Live Science, Rabu (2/1/2012), berkurangnya jumlah terumbu karang itu terjadi selama selang waktu 30 tahun. Hasil survei biologi mengungkapkan peristiwa hilangnya terumbu karang hidup terutama terjadi pada masa 10 sampai 15 tahun lalu.

Penyebab berkurangnya populasi terumbu karang itu adalah polusi, pemancingan yang berlebihan dan perkembangan di daerah pesisir. "Ekspansi ekonomi yang sedang berlangsung di China telah memperburuk banyak masalah lingkungan," ujar salah seorang peneliti kepada AFP.

Selain masalah lingkungan tersebut, masalah politik regional juga turut berpengaruh terhadap kehancuran terumbu karang itu. Pasalnya ada beberapa negara yang saling mengklaim wilayah perairan di Asia Selatan itu, termasuk Malaysia, Filipina dan Vietnam sehingga manajemen sumberdaya menjadi sulit.

Hasilnya, terumbu karang yang semula merentang sepanjang 31 ribu kilometer persegi di Laut China Selatan, sebagian besar mati. Peneliti Tery Hughes mengatakan, "Kesempatan untuk memulihkan terumbu karang di Laut China Selatan semakin cepat menutup, mengingat kondisi yang kami temukan dalam penelitian ini." (yhw)
Selanjutnya...

Inilah Hewan Paling Kuat di Bumi

detail berita

BERLIN - Tardigrade, diklaim sebagai hewan yang paling kuat, tidak hanya di Bumi, tetapi juga di luar angkasa. Hewan ini kabarnya bisa hidup tanpa air, mampu bertahan dalam kondisi temperatur udara yang ekstrem dan radiasi yang kuat.

Dilansir Spacedaily, Senin (31/12/2012), Tardigrade juga mampu bertahan di ruang hampa udara atau luar angkasa. Hewan ini lebih umum disebut "beruang air", yang memiliki bentuk kecil (panjang tubuh sekira 1,5 mm).

Hewan ini membuka perspektif baru pada proses dehidrasi, yang dapat digunakan tidak hanya untuk mengawetkan makanan, tetapi juga untuk vaksin dan darah. Tardigrade ditemukan dua abad lalu.

Orang pertama yang menemukan Tardigrade merupakan pakar zoologi Jerman, Johann August Ephraim Goeze. Ia telah mengamati Tardigrade sejak 1773. "Hewan kecil ini aneh, karena morfologi luar biasa dan ini mirip beruang dalam miniatur," ungkap Johann.

Tardigrade dengan bentuknya yang paling kecil, memiliki ukurang kurang dari satu milimeter. Dari sudut pandang evolusi, Tardigrade dapat dikaitkan dengan serangga dan krustasea.

Peneliti mengatakan, hewan berbentuk mungil ini merupakan hewan yang hidup di air. Mereka hidup di habitat air seperti laguna, atau habitat darat seperti tanah atau lumut.

Lebih dari 1000 varietas Tardigrade telah ditemukan. Namun, jumlah spesies yang ada masih belum diketahui. (fmh)
Selanjutnya...

Kesempurnaan dalam Mata Manusia



Bahkan ketika kamu melihat pulpen di tanganmu hanya untuk beberapa detik, ratusan milyar proses terjadi pada matamu. Cahaya yang melewati korneanya dan pupil lalu kemudian lensa, dimana sel cahaya yang sensitif memindahkannya menjadi sinyal elektrik untuk ditransmisikan ke syaraf dan berakhir sebagai dorongan. Gambar mencapai retina dengan terbalik antara atas dan bawah, dan lagi otak bisa menafsirkannya dan menyediakan sebuah gambar yang normal dengan mengumpulkan gambar-gambar yang terpisah dari kedua mata, mengidentifikasi semua bentuk-bentuk objek dan mengkombinasikan gambar tersebut dari kedua mata menjadi sebuah gambar. Ini juga menunjukkan kealamiahan objek, warna dan jarak. mata melakukan semua hanya dalam hitungan waktu sekitar sepuluh detik saja.

Kesempurnaan dan Detail Menakjubkan Di Dalam Mata Manusia
Proses yang sama terjadi di dalam otak apakah kamu melihat sebuah titik kecil atau kapal yang besar dan hasil pembentukan gambar dalam 1 mm (0.0393). Kamu tidak bisa memastikan bahwa pulpen yang ada di tanganmu itu dekat denganmu atau sebuah kapal laut adalah lebih besar daripada sebuah pulpen, untuk ukuran dari suatu tempat dimana gambar-gambar ini terbentuk adalah sama. Ada juga perasaan mengenai jarak di setiap hal yang kamu lihat, bagaimana untuk mengambil secara mudah sebuah gelas dengan tangan? ALLAH, yang menciptakan organ yang begitu sempurna ini, telah melengkapi mereka dengan detil-detil yang baik dan memungkinkan otak untuk melihat sebuah objek sebagaimana adanya dalam detil yang penuh. Mata manusia yang sangat luar biasa rumit hanyalah satu dari kerja-Nya yang Maha Mulia.

Tidak ada teknologi manusia yang mampu meniru pekerjaan-Nya. Penelitian yang terus menerus telah dilakukan untuk mengurai kekusutan ini, bagaimana mata mampu melakukan hal yang luar biasa ini, dan para ilmuwan tergoda untuk mengerti hanya dari bagaimana ia menunjukkan warna-warna yang cerah di dunia ini. Tentu tidak juga mata, yaitu hanya beberapa sentimeter dalam ukurannya, tidak juga wilayah ukuran milimeter, dimana gambar tersebut terbentuk memiliki kekuatan untuk membentuk warna dunia. Adalah jiwa yang melihat semua hal yang ada disekitar dan untuk ditafsir ulang di dalam otak. ALLAH yang Maha kuasa, membuat manusia mampu untuk melihat, menangkap, dan merasakan dengan meniupkan jiwa-Nya kepada mereka saat kelahiran dan membuat ini semua bergantung pada kondisi yang luar biasa. Gambar yang telah dibuat, mata yang menakjubkan yang menangkapnya, dan sistem tak terhitung yang terlibat di semua hal yang ada hanyalah karena ALLAH yang mengizinkan.

#Sumber
HarunYahya.com
Selanjutnya...

Keajaiban Penciptaan Unta

 
Lima puluh lima derajat celcius adalah suhu yang panas membakar. Itulah cuaca panas di gurun pasir, daerah yang tampak tak bertepi dan terhampar luas hingga di kejauhan. Di sini terdapat badai pasir yang menelan apa saja yang dilaluinya, dan yang sangat mengganggu pernafasan. Padang pasir berarti kematian yang tak terelakkan bagi seseorang tanpa pelindung yang terperangkap di dalamnya. Hanya kendaraan yang secara khusus dibuat untuk tujuan ini saja yang dapat bertahan dalam kondisi gurun ini.

Kendaraan apapun yang berjalan di kondisi yang panas menyengat di gurun pasir, harus didisain untuk mampu menahan panas dan terpaan badai pasir. Selain itu, ia harus mampu berjalan jauh, dengan sedikit bahan bakar dan sedikit air. Mesin yang paling mampu menahan kondisi sulit ini bukanlah kendaraan bermesin, melainkan seekor binatang, yakni unta.

Unta telah membantu manusia yang hidup di gurun pasir sepanjang sejarah, dan telah menjadi simbul bagi kehidupan di gurun pasir. Panas gurun pasir sungguh mematikan bagi makhluk lain. Selain sejumlah kecil serangga, reptil dan beberapa binatang kecil lainnya, tak ada binatang yang mampu hidup di sana. Unta adalah satu-satunya binatang besar yang dapat hidup di sana. Allah telah menciptakannya secara khusus untuk hidup di padang pasir, dan untuk melayani kehidupan manusia. Allah mengarahkan perhatian kita pada penciptaan unta dalam ayat berikut:
أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ

Artinya : "Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan." (QS. Al-Ghaasyiyah, 88:17)

Jika kita amati bagaimana unta diciptakan, kita akan menyaksikan bahwa setiap bagian terkecil darinya adalah keajaiban penciptaan. Yang sangat dibutuhkan pada kondisi panas membakar di gurun adalah minum, tapi sulit untuk menemukan air di sini. Menemukan sesuatu yang dapat dimakan di hamparan pasir tak bertepi juga tampak mustahil. Jadi, binatang yang hidup di sini harus mampu menahan lapar dan haus, dan unta telah diciptakan dengan kemampuan ini.

Unta dapat bertahan hidup hingga delapan hari pada suhu lima puluh derajat tanpa makan atau minum. Ketika unta yang mampu berjalan tanpa minum dalam waktu lama ini menemukan sumber air, ia akan menyimpannya. Unta mampu meminum air sebanyak sepertiga berat badannya dalam waktu sepuluh menit. Ini berarti seratus tiga puluh liter dalam sekali minum; dan tempat penyimpanannya adalah punuk unta. Sekitar empat puluh kilogram lemak tersimpan di sini. Hal ini menjadikan unta mampu berjalan berhari-hari di gurun pasir tanpa makan apapun.

Kebanyakan makanan di gurun pasir adalah kering dan berduri. Namun sistem pencernaan pada unta telah diciptakan sesuai dengan kondisi yang sulit ini. Gigi dan mulut binatang ini telah dirancang untuk memungkinkannya memakan duri tajam dengan mudah.

Perutnya memiliki disain khusus tersendiri sehingga cukup kuat untuk mencerna hampir semua tumbuhan di gurun pasir. Angin gurun yang muncul tiba-tiba biasanya menjadi pertanda kedatangan badai pasir. Butiran pasir menyesakkan nafas dan membutakan mata. Tapi, Allah telah menciptakan sistem perlindungan khusus pada unta sehingga ia mampu bertahan terhadap kondisi sulit ini. Kelopak mata unta melindungi matanya dari dari debu dan butiran pasir. Namun, kelopak mata ini juga transparan atau tembus cahaya, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata. Terdapat pula disain khusus pada hidung unta. Ketika badai pasir menerpa, ia menutup hidungnya dengan penutup khusus.

Salah satu bahaya terbesar bagi kendaraan yang berjalan di gurun pasir adalah terperosok ke dalam pasir. Tapi ini tidak terjadi pada unta, sekalipun ia membawa muatan seberat ratusan kilogram, karena kakinya diciptakan khusus untuk berjalan di atas pasir. Telapak kaki yang lebar menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, dan berfungsi seperti pada sepatu salju. Kaki yang panjang menjauhkan tubuhnya dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya. Tubuh unta tertutupi oleh rambut lebat dan tebal. Ini melindunginya dari sengatan sinar matahari dan suhu padang pasir yang dingin membeku setelah matahari terbenam. Beberapa bagian tubuhnya tertutupi sejumlah lapisan kulit pelindung yang tebal. Lapisan-lapisan tebal ini ditempatkan di bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di pasir yang amat panas. Ini mencegah kulit unta agar tidak terbakar. Lapisan tebal kulit ini tidaklah tumbuh dan terbentuk perlahan-lahan; tapi unta memang terlahir demikian. Disain khusus ini memperlihatkan kesempurnaan penciptaan unta.

Marilah kita renungkan semua ciri unta yang telah kita saksikan. Sistem khusus yang memungkinkannya menahan haus, punuk yang memungkinkannya bepergian tanpa makan, struktur kaki yang menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, kelopak mata yang tembus cahaya, bulu mata yang melindungi matanya dari pasir, hidung yang dilengkapi disain khusus anti badai pasir, struktur mulut, bibir dan gigi yang memungkinkannya memakan duri dan tumbuhan gurun pasir, sistem pencernaan yang dapat mencerna hampir semua benda apapun, lapisan tebal khusus yang melindungi kulitnya dari pasir panas membakar, serta rambut permukaan kulit yang khusus dirancang untuk melindunginya dari panas dan dingin.

Tak satupun dari ini semua dapat dijelaskan oleh logika teori evolusi, dan kesemuanya ini menyatakan satu kebenaran yang nyata: Unta telah diciptakan secara khusus oleh Allah untuk hidup di padang pasir, dan untuk membantu kehidupan manusia di tempat ini.

Begitulah, kebesaran Allah dan keagungan ciptaan-Nya tampak nyata di segenap penjuru alam ini, dan Pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Allah menyatakan hal ini dalam ayat Al-quran:
إِنَّمَا إِلَهُكُمُ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَسِعَ كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا

Artinya : "Sesungguhnya, Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan – Nya meliputi segala sesuatu." (QS. Thaahaa, 20:98)

#Sumber
HarunYahya.com
Selanjutnya...

Rahasia Sholat di Awal Waktu



 Bismillahirrahmannirrahim,

Rasulullah saw bersabda: “Amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT adalah " Shalat pada waktunya, Berbakti kepada kedua orang tua, kemudian Jihad di jalan Allah SWT.” [Kanzul ‘Ummal, jilid 7, hadis 18897]

Sholat adalah ibadah utama seorang muslim dan ini merupakan jembatan utama komunikasi langsung antara umat dan Penciptanya (Allah Swt). Ternyata dari waktu sholat yang 5 waktu itu banyak hikmah yang kita bisa dapatkan dilihat dari faktor kesehatan, ilmu pengetahuan, psikologi dan lain-lain. Berikut pengamatan para ahli di bidangnya mengenai masalah waktu sholat, salah satu rukun Islam, karena ada rahasia dibalik peralihan/perpindahan waktu sholat.

Setiap perpindahan/peralihan waktu sholat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini tidak asing bagi penggemar dan praktisi fotografi/video/film juga dalam industri cahaya/lampu,percetakan, astrofisika dan lain-lain karena ada istilah suhu/temperatur warna (color temperature) dimana kalau siang itu bluish (kebiru-biruan) dan kalau sore itu reddish(kemerah-merahan)- Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K) sebagai perangkat pengukurannya.

1.> WAKTU SUBUH

Pada waktu subuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu Faal-salah satu dari ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi. Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

2.> WAKTU ZUHUR

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi bagi mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

3.> WAKTU ASAR

Alam berubah lagi warnanya menjadi jingga/oranye (warna antara merah dan kuning). Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat ( kelenjar eksorin pada pria jantan, fungsi utamanya adalah untuk mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani), rahim , ovarium/ indung telur (kelenjar kelamin wanita) , dan testis (kelenjar kelamin jantan) yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang sering ketinggalan waktu Asar akan menurun daya kreativitasnya. Disamping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

4.> WAKTU MAGHRIB

Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga(powerful) karena mereka bergema atau ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan (interferensi-interaksi antar gelombang dalam satu daerah-bisa membangun dan merusak) atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu mata(penglihatan) kita.

5.> WAKTU ISYA

Selanjutnya pada waktu ini warna alam berubah menjadi nila (indigo) dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu ini, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4HZ (Hertz adalah satuan ukur untuk frekuensi) dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat. Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak)kelenjar pituitary (hipofisis), thalamus(struktur simetris garis tengah dipasangkan dalam otak vertebrata termasuk manusia dan fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus(hipotalamus-bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam(tahajud).

Subhanallah, Indahnya Islam ..

Demikianlah ringkas hubungan antara waktu shalat dengan warna alam. Manusia sebaiknya sadar akan pentingnya tenaga alam. Faktor-faktor inilah yang mendasar kegiatan meditasi seperti taichi, qi-gong dan sebagainya. Kegiatan meditasi ini dilakukan untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh. Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan’ syariat shalat oleh Allah SWT sehingga jika laksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini. Ini mungkin belum pernah terfikir oleh kita sebelumnya.

Inilah hakikat mengapa Allah SWT yang memiliki sifat Pengasih dan Penyayang mewajibkan shalat kepada kita sebagai hambaNYA. Sebagai Pencipta Allah swt mengetahui bahwa hambaNYA amat sangat memerlukan-Nya. Shalat di awal waktu akan membuat badan semakin sehat.

Semoga informasi ini dapat menambah semangat kita untuk melaksanakan shalat tepat pada waktunya , dan bersegera ke mesjid bagi kaum adam ... :)

Wallahu a'lam bishawab
Dari aneka sumber ilmiah , Wikipedia dan Detik Islam
Selanjutnya...